Hal-Hal Penting Ini saat akan Makan Steamboat

Disaat cuaca dingin tentu enaknya makan yang hangat-hangat, apalagi yang berkuah. Salah satu makanan berkuah yang bisa kamu coba adalah steamboat –atau dikenal juga sebagai hotpot.

Hidangan ini terdiri dari semacam sup yang direbus dalam satu mangkuk besar. Berbagai macam isian; mulai dari aneka daging, sayuran, hingga hidangan laut dimasukkan terlebih dahulu ke dalam kuah, baru kemudian disantap. Mirip seperti shabu-shabu.
Meski terkesan sehat dan mengenyangkan, namun konsep makan sekali banyak ini juga bisa mengganggu kesehatan kita, lho. Jenis isian yang dipilih bahkan mampu mempengaruhi kualitas asupan nutrisi kita.
Supaya tetap sehat dan kenyang, ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan saat menyantap steamboat. Apa saja? Simak ulasan selengkapnya berikut ini, yuk!

  1. Jangan terlalu banyak mencocolkan saus dan kecap asin

Menurut Jaclyn Reutens, pakar diet klinis di Aptima Nutrition and Sport Consultants, sesendok makan kecap asin dapat meningkatkan asupan sodium kita sebesar 1000 mg dan 500 mg. Apalagi, perlu diingat kalau isian yang kita campurkan sudah punya rasa gurih alami. Kalau cita rasa dagingnya terasa agak hambar, coba saja rebus agak lama supaya intensitas rasanya meningkat.

  1. Hindari menambahkan makanan olahan

Usahakan untuk memilih berbagai makanan segar seperti daging atau sayuran sebagai isian steamboat. Hindari menambahkan bakso atau produk olahan lainnya seperti sosis, crabstick, atau fishcake.
Tak cuma kadar nutrisinya yang rendah, makanan olahan juga mengandung garam nitrit yang tinggi. Menurut US Centres for Disease Control and Prevention, asupan nitrit berlebihan dapat menyebabkan kelainan pada darah yang muncul, saat sel darah merah tak bisa melepaskan oksigen ke jaringan tubuh.
Kamu bisa memilih jenis daging yang paling sehat; mulai dari irisan striploin, daging ayam tanpa kulit, serta fillet ikan.

  1. Jangan mencampurkan kepala udang ke dalam kuah

Kepala udang memang bisa membuat cita rasa kuah jadi agak manis, sehingga terasa lebih nikmat. Namun, di balik kelezatannya itu, kepala udang juga bisa meningkatkan kadar kolesterol. Maka itu, sebaiknya cukup konsumsi bagian badan dan ekornya saja, yang mengandung protein serta zat besi.

  1. Jangan buru-buru menyeruput kuah saat masih panas

Saat kelaparan, tentu kita ingin cepat-cepat menyantap makanan yang tersaji. Apalagi, saat aroma dari kuah mulai menguar dari steamboat, dan asap hangat masih mengepul. Tahan dirimu, jangan langsung menyantapnya saat masih terasa sangat panas.
Tak hanya akan membakar lidah, mengonsumsi makanan yang masih panas juga bisa mengganggu kesehatan tubuh. Sebuah studi tahun 2010 yang dipublikasikan dalam International Journal of Cancer menemukan, ada peningkatan risiko kanker kerongkongan yang terkait dengan konsumsi minuman bersuhu lebih tinggi.

  1. Jangan langsung makan banyak dan terburu-buru

Beri otak kita waktu untuk mendapatkan sinyal dari perut –apakah kita sudah kenyang atau belum. Karena bisa jadi, perut sudah penuh, dan kita cuma lapar mata.
Satu hidangan steamboat biasanya berisi tiga porsi makanan berat. Bisa dibayangkan betapa begahnya perut kalau kita langsung melahapnya sekaligus, kan?
Santaplah dengan perlahan dan nikmati steamboat sambil bercengkrama bersama keluarga atau teman. Dengan begitu, perut akan terhindar dari rasa begah, dan pencernaan tetap sehat.

  1. Hindari mengonsumsi buih kuah sup

Tahukah kamu, merebus kuah sup steamboat terlalu lama bisa meningkatkan kandungan nitritnya. Komponen nitrit ini bisa menimbulkan berbagai penyakit bila dikonsumsi terlalu banyak.
Selain itu, sebaiknya singkirkan buih yang muncul saat sup direbus terlalu lama. Sebab, buih tersebut sejatinya merupakan kumpulan dari lemak dan protein yang membeku.

Sumber : Kumparan

Share

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *